Fakta Deterjen Dan Sabun

Deterjen dan sabun, sebuah nama yang terdengar familiar. Benda yang sering kali berinteraksi dengan kita, dari mencuci baju, peralatan makan, masak, mandi, cuci tangan, dan sebagainya. benda yang akrab dengan kita ini, yang sekarang telah banyak beredar diperdagangan Indonesia dengan berbagai macam variasi. Dengan bentuk batang, butiran hingga cairan. Dan berbagai macam modifikasi, dari beraroma buah-buahan, bunga, dengan beragam warna. Tapi pernahkah anda mencoba fungsi yang selain disebut diatas? Lebih mengeksplor kegunaannya?

Deterjen dan sabun memang akrab dengan kehidupan kita, tetapi tidak banyak orang yang mengetahui dengan kompleks fungsi dan deterjen atau sabun itu sendiri. Deterjen atau sabun merupakan agen basah dan pengemulsi kimia yang dapat tersedia dalam bentuk batang, butiran dan cairan.

Tegangan muka mempengaruhi cairan sehingga permukaannya akan menyerupai membran yang elastis, sehingga dapat mempengaruhi kehidupan mikroorganisme. Protoplasma mikroorganisme dilindungi oleh dinding sel. Dinding sel tersebut adaptif oleh perubahan tegangan muka pada lingkungan di sekelilingnya. Senyawa deterjen atau sabun dapat mengurangi tegangan permukaan, karena senyawa ini diabsorbsi pada permukaan interfasial, yaitu permukaan antara udara dan cairan, sehingga meningkatkan kemampuan air untuk membashinya, seperti oleh Tween-80, Triton A20, dan sebagainya.

Ketika deterjen ditambahkan ke dalam air, maka deterjen tersebut dapat mengurangi tegangan permukaan, sehingga akan berpengaruh pada pertumbuhan dan perubahan bentuk morfologi dari mikroorganisme tersebut. Oleh karena itu, kelebihan bahan ini dapat difungsikan sebagai desinfektan untuk membunuh kuman, terutama bakteri dan juga digunakan untuk desinfeksi kulit, kain, peralatan gelas, dan peralatan medis.

Mikroorganisme, misalnya bakteri yang hidup di dalam alat pencernaan dapat berkembang baik di dalam medium dengan teganga muka yang rendah, tetapi kebanyakan lebih menyukai medium dengan tegangan muka yang relatif tinggi. Jadi ketika mikroorganisme yang dapat tumbuh dan berkembang baik di dalam medium dengan tegangan muka yang relatif tinggi, kemudian dicampur dengan deterjen yang notabene dapat mengurangi tegangan muka, maka dapt dipastikan pertumbuhan dan perkembangannya akan terganggu, dan dapat menyebabkan kematian bagi mikroorganisme tersebut.

Selain deterjen, sabun juga mempunyai kelebihan lain selain membunuh kuman, yaitu dapat menetralkan sengatan lebah. Bagi anda yang tersengat lebah, sebaiknya mencuci bagian yang tersengat dengan sabun. Hal ini dikarenakan, sifat sengatan lebah yang bersifat asam dapat dinetralkan dengan alkali lemah, seperti sabun atau bikarbonat soda. Sedangkan sengatan tawon bersifat basa sehingga dapat dinetralkan dengan asam lemah, misalnya cuka.

Semoga setelah membaca beberapa ulasan di atas anda dapat mengetahui informasi lebih tentang fungsi deterjen dan sabun. Semoga bermanfaat.

One thought on “Fakta Deterjen Dan Sabun

  1. dina

    terimakasih, telah mendapatkan sesuatu yang baru dan salut atas keorisinilan artikel ini semoga bermanfaat, agar hidup ini lebih berguna dan bermanfaat bagi sesama

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *