Awas…Jamur Beracun!

Aloj Srjna   July 31, 2013   No Comments

Jamur! Kenyal dan lezat. Bahan pangan yang kaya akan air ini, memiliki nilai gizi yang tinggi. Selain itu juga mengandung Vitamin C, B1&B2, Protein, lemak, KH, Ca, fosfor, Fe, K, dan rendah kalori.  Bagi anda yang gemar mengkonsumsi makanan berbahan dasar jamur, dan memiliki rasa petualang untuk mencoba berbagai jenis jamur yang mungkin bisa di bilang tak biasa dikonsumsi pada umumnya, sebaiknya anda mengantongi berbagai pengetahuan tentang jamur, karena beberapa jamur ternyata beracun, dan memiliki racun yang dapat mematikan.

Jamur atau mushroom, yang tidak berklorofil, dan memiliki fruiting body/tubuh buah, merupakan bagian dari alat reproduksi fungi aseksual, dengan menghasilkan spora. Sekitar 40.000 spesies dari jamur yang telah dideskripsi, dan ribuan spesies baru teridentifikasi setiap tahun, ada beberapa negara yang telah melakukan riset tentang fungi secara intensif, diantaranya adalah, negara-negara Eropa, Jepang dan Amerika Utara, dari jamur yang tergolong micromycetes (menghasilkan tubuh buah yang sangat kecil), hingga macromycetes (menghasilkan tubuh buah yang besar sampai super besar). Dalam pengggolongan untuk dikonsumsi, apakah tergolong aman atau beracun, para peneliti telah menggolongkan jamur menjadi 4 golongan yaitu:

  1. Edible, aman untuk dimakan
  2. Inedible, tidak boleh dimakan
  3. Poissonous, beracun
  4. Fatal, mematikan

Ada tanda-tanda yang khusus untuk membedakan apakah jamur tersebut aman atau tidak untuk dikonsumsi, misalnya, warnanya mencolok (merah-darah, hitam-legam, biru-tua), menghasilkanbau busuk yang menusuk hidung yang berasal dari senyawa cianida dan sulfida, mempunyai cincin atau cawan, dan tumbuh pada tempat yang kotor. Ada beberapa tips yang dapat anda lakukan untuk membedakan apakah jamur tersebut termasuk jamur yang beracun atau tidak.

  1. Iris bagian tubuh buah pada jamur menggunakan pisau yang terbuat dari besi, jika pisau tersebut berkarat, maka jamur tersebut tergolong jamur yang beracun.
  2. Masak atau panaskan jamur tersebut, jika jamur tersebut berubah warna ketika dimasak atau dipanaskan, maka jamur tersebut beracun.
  3. Atau anda bisa mencoba memasak beberapa jamur tersebut bersama nasi, jika jamur tersebut mampu mengubah warna nasi, maka dia tergolong jamur beracun.

Semoga setelah membaca beberapa tips di atas, anda akan lebih waspada untuk mengkosumsi jamur, dan semakin memperkaa khasanah anda tentang jamur, sehingga anda dapat mengeksplor hobi anda. Selamat mencoba.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>